" T A K K I R O "

.....Mboten Pareng Sambat.....

KUFUR NIKMAT


Surat Al-Ma’arij (70):19 berikut :
إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (19) إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (20) وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (21)
Artinya:
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir (19) Apabila ia ditimpa musibah, ia berkeluh kesah (20) dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir (21)”
Kodrati penciptaan manusia dalam berkeluh kesah,  berapa banyak kita mengeluhkan do'a do'a kita yang dirasa tidak terijabah bahkan menyangkakan pada Allah dengan prasangka tidak adil dengan segala yang menimpah pada diri kita, ketika pendiritaan bertubi tubi menghampirinya,  namun sebaliknya jika keberkahan dan kenikmatan yang tidak disangka sangka menghampiri termasuk kenikmatan hari ini tanpa disadari dan tanpa diminta untuk dihidupkan kembali setelah lelap dalam pembaringan malam, namun Allah mengembalikan pada keadaan sehat serta kenikmatan lain yang tidak mampu menghitungnya, terlalu banyak kenikmatan yang telah kita ingkari, bahkan Allah mengasihi kita dengan penuh rahman dan rahimNya.
Sebaliknya kita banyak melakukan kesalahan dan kemungkaran tidaklah Allah langsung memebri hukuman bahkan cukup waktu untuk melakukan pertobatan, namun berapa banyak pula kita ingkar kesyukuran atas nikmat semua ini. 
Tidaklah patut bagi kita berlebihan dalam berkeluh kesa yang semakin memperpuruk keadaan karena rasa nistapa menyelimuti seluruh jiwa dan raga dalam kendali penderitaan,  bangkitlah dengan seonggok rasa keyakinan terhadap Allah dalam penderitaan maupun kebahagiaan, ada dalam kebaikan maupun keburukkan dan selalu hadir pada kondisi apapun, dimanapun,  sampai kapanpun. 
Semoga keberkahan selalu menyertai kita dalam menjalani kehidupan sementara menuju keabadian hidup bersama sang Maha Pemberi Hidup. Aamiin. 


Baca juga:

Tags:

0 komentar



Emoticon