" T A K K I R O "

.....Mboten Pareng Sambat.....

Buah Tanpa Nama

  • Makna Ikhlas,  secara bahasa atau istilah hampir semua tahu dan memahaminya, namun terkadang kata ini indah diucapkan dan sulit dijalankan sementara pendamping kata ini juga berat sekali dijalankan dan ringan diucapkan yaitu sabar, dua kata ini sering sebagai paduan suara untuk segala medan dan permasalahan siap bertempur sebagai ujung tombak menghadapi apapun.  Benarkah demikian ampuh dua kata ini sampai siapapun merekomendasikan untuk menghadapi semua masalah, dari lapis atas sampai lapisan masyarakat bawah pun memakai dua kata itu sebagai benteng pertahanan berhadapan dengan segala rintangan halangan dan tantangan.  Dua kata tersebut memiliki sejarah panjang keampuannya dan kesaktiannya sudah teruji oleh para pendahulu kita dalam menghadapi lawan.  Tapi mampukah kita generasi penerus para pendahulu ini menggunakan dua pusaka yaitu IKHLAS & SABAR sebagai benteng pertahanan dari lawan ..? Sebuah komitmen berat ketika musuh dan lawan kita berada dalam diri kita sendiri menyusup lewat pori pori dan jalur darah menuju jantung dari pusat pengendalian kekuatan diri,  maka bukan pesimis jika kita tidak mampu menghadapinya sebagai lawan itu diri kita sendiri.  Inilah perjuangan panjang untuk merobohkan egonya diri kita terhadap nafsu kita. Hanya kesadaran totalitas yang mampu menjadikan kita ada dan existensinya terhadap perlawanan ego. Semoga peperangan melawan diri ini tetap dimenangkan oleh sejatinya sejati yaitu diri kita ini.  Aamiin. 


Baca juga:

Tags:

0 komentar



Emoticon