" T A K K I R O "

.....Mboten Pareng Sambat.....

Membangun Kesadaran Diri I



Hidup merupakan perjalanan panjang,  membutuhkan bekal keyakinan dan kepasrahan total terhadap pembuat kehidupan selanjutnya.  Bila diyakini hidup sebatas kehidupan sekarangpun tetaplah kita membekali diri ini dengan banyak hal, keilmuan, ketrampilan dan juga materi.  Semua membutuhkan bekal siapapun, dimanapun, kapanpun dengan keyakinan apapun. 
Marilah kita mencoba memasuki wilayah super sadar, membangun pemahaman realita sebagai diri kita seutuhnya dan kemudian bangkitkan rasa dari realita menuju tindakan pada pembenahan cara berfikir yaitu dari pijakan realita tanpa merasa malu dan gengsi, itulah ujud pengorbanan melawan ego diri menuju super sadar. 
Kesadaran pada titik nol kemampuan merupakan puncak bekal sebagai pemicu utama super power menuju super sadar dan dari situlah akan muncul cipta,  rasa dan karya, yang akan menambah kesiapan pembekalan dalam menghadapi hidup dan kehidupan. 
Dalam kehidupan dua realita antara zohir dan batin haruslah terpenuhi bila terjadi ketimpangan maka akan jauh dari kesempurnaan menuju super sadar bahkan yang terjadi sebaliknya melalui kehidupan ini tanpa sadar semua serba kebetulan dan nasibnya terbawah oleh lingkungan dan kondisi kehidupan disekitarnya selamanya dan terus menerus tanpa menjadi apa dan apa yang lainnya. Hidup dalam kemonotonan dan bahkan kejenuan pun akan muncul,  sehingga yang dicari hiburan untuk memenuhi keseimbangan dua realita tadi. 
Ujud keresahan batin yang melanda pada generasi sekarang ini karena ketidak siapan dalam mengadapi himpitan kehidupan, salah pemahaman terkait bekal hidup bukan sekedar ilmu dan materi saja,  namun haruslah keyakinan atau keimanan itu sebagai pondasi dasar dari berbagai bekal berikutnya yang ditata dalam alam bawah sadar maupun sadarnya membentuk kesatuan super sadar. Semoga kita lekas sadar menuju super sadar dalam kesiapan bekal menuju generasi dan kehidupan yang akan datang.  Amiin. 

Baca juga:

Tags:

0 komentar



Emoticon