" T A K K I R O "

.....Mboten Pareng Sambat.....

KAPSUL OBAT KAYA

Kaya itu suatu hal yang diharapkan semua orang, karena mengandung sebuah gambaran bahwa dengan kekayaan itu kita mempu melakukan dan dapat memiliki apa saja yang diinginkan, tapi tidak semua orang  mempunyai kesempatan dan peluang yang dia inginkan bahkan sering terjadi berbanding terbalik karena pengejaran yang dilandasi nafsu itu hampir 50 % mengurangi energi positif sehingga ujung ujungnya kegagalan yang menghadangnya, bukankah nafsu itu sendiri merupakan energi? betul namun energi itu harus dikendalikan dengan kekuatan sabar sebagai penghimpun partikel partikel nafsu untuk menjadi sesuatu kekuatan yang tersetruktur sehingga bukan sekedar nafsu melainkan ke gigihan atau kesungguhan, dalam istilah bahasa lain menyebutkan " man jada wa jada " kesungguh sungguhan itu akan menuai keberhasilan... nah dari sinilah muncul sebuah paradigma pengolahan energi nafsu menjadi kekuatan potensial menuju kemulyaan tentunya di landasi sebuah pondasi kesabaran, coba kita tengok syair sesepuh kita Kanjeng Sunan Kali Jaga 

"Tamba fekir iku lima
Sepisan akeh istighfar
Dilereni maksiate
Dikenceng anggonmu tobat”

“Kaping pindho, sholat dhuha
Cacahe papat raka’at
Nyukupi kanggo sedina
Jodo, banda, tentrem, sehat”

“Ping telu, zikir shalawat
Mben sesuk entuk syafa’at
Sedina satus ra pegat
Makbul dunga, hasil hajat”

“Kaping papat, iku syukur
Alhamdulillah kang dhuwur
Anane nikmat kang luhur
Awit lair nganti kubur”

“Nikmat kang utomo, iman
Dadi ku kanggo lantaran
Manjing Allah ing kahanan
Mangerti sangkan lan paran”

“Pungkasan iku makarya
Kanti ati ingkang tresna
Niate kanggo ngibadah
Rejekine turah-turah”

“Sodakoh aja kelalen
Remen tetulung lan open
Karo tangga karo kanca
Sanak kadang sing utama”


“Bandane mung sakperlune
Akeh ning ora gumede
Anane mung nggo cekelan
Atine mboten gantolan”


“Rejeki iku grojogan
Ngucur nuwuhke wit-witan
Ja suwe-suwe ditahan
Mbok malah dadi bubaran”


“Mula da gelem mbersihke
Kanti ditokke zakate
Zakat awak, zakat banda
Takon sira mring ulama”


ARTINYA;


Obat kefakiran ada lima
Yang pertama, perbanyak istighfar
Berhenti berbuat maksiat
Memperkuat dalam bertaubat

Yang kedua, sholat dhuha
Bilangannya empat raka’at
Mencukupi untuk satu hari
Jodoh, kekayaan, tentram, dan kesehatan

Yang ketiga zikir shalawat
Agar suatu saat nanti mendapat syafa’at
Sehari seratus kali tak berhenti
Doanya terkabul, hajatnya berhasil

Yang keempat, adalah bersyukur
Alhamdulillah setinggi-tingginya
Adanya nikmat yang mulia
Dari lahir hingga alam kubur


Nikmat yang utama, yakni iman
Adanya aku sebagai perantara
Kehadiran Allah dalam setiap keadaan
Memahami darimana mau kemana


Yang terakhir, adalah berkarya
Dengan hati yang penuh cinta
Niatnya untuk ibadah
Rizkinya berlimpah-limpah

Sedekah janganlah lupa
Senang tolong-menolong dan peduli
Dengan tetangga , dengan teman
Terutama sanak dan kerabat

Kekayaan hanya seperlunya
Banyak, tetapi tidak membuat sombong
Adanya hanya untuk pegangan di tangan
Hatinya tidak sampai bergantung
Rizki itu seperti air terjun
Mengucur menumbuhkan tanaman
Jangan lama-lama ditahan (disimpan)
Biar jangan sampai bubaran (berhenti)

Oleh karena itu, milikilah kemauan membersihkan (harta benda)
Dengan dikeluarkan zakatnya
Zakat badan (fitrah), dan zakat harta (mal)
Bertanyalah Anda kepada ulama




Obat kefakiran ada lima
Yang pertama, perbanyak istighfar
Berhenti berbuat maksiat
Memperkuat dalam bertaubat

Yang kedua, sholat dhuha
Bilangannya empat raka’at
Mencukupi untuk satu hari
Jodoh, kekayaan, tentram, dan kesehatan

Yang ketiga zikir shalawat
Agar suatu saat nanti mendapat syafa’at
Sehari seratus kali tak berhenti
Doanya terkabul, hajatnya berhasil

Yang keempat, adalah bersyukur
Alhamdulillah setinggi-tingginya
Adanya nikmat yang mulia
Dari lahir hingga alam kubur


Nikmat yang utama, yakni iman
Adanya aku sebagai perantara
Kehadiran Allah dalam setiap keadaan
Memahami darimana mau kemana


Yang terakhir, adalah berkarya
Dengan hati yang penuh cinta
Niatnya untuk ibadah
Rizkinya berlimpah-limpah

Sedekah janganlah lupa
Senang tolong-menolong dan peduli
Dengan tetangga , dengan teman
Terutama sanak dan kerabat

Kekayaan hanya seperlunya
Banyak, tetapi tidak membuat sombong
Adanya hanya untuk pegangan di tangan
Hatinya tidak sampai bergantung
Rizki itu seperti air terjun
Mengucur menumbuhkan tanaman
Jangan lama-lama ditahan (disimpan)
Biar jangan sampai bubaran (berhenti)

Oleh karena itu, milikilah kemauan membersihkan (harta benda)
Dengan dikeluarkan zakatnya
Zakat badan (fitrah), dan zakat harta (mal)
Bertanyalah Anda kepada ulama

Baca juga:

0 komentar



Emoticon