" T A K K I R O "

.....Mboten Pareng Sambat.....

BEBERAP PENYEBAB PERCERAIAN ...?



Masa remaja yang indah sudah ditinggalkan, kini berdua hidup bersama dalam perkawinan, saling cinta saling menyayang,saling berbagi rasa, saling memberi dan menerima,seiring sejalan dalam kehidupan.
Walau pun badai datang menghempaskan, tak tergoyahkan bagai batu karang, saling percaya, saling menyayang, saling setia seia sekata dalam kehidupan berumah tangga.
hidup berdua saling pengertian dalam membina rumah tangga,
hidup Berdua saling berbagi rasa dalam suka dan duka
Semoga berdua hidup berbahagia dalam membina rumah tangga

Kehidupan berumah tangga adalah merupakan suatu penyatuan hati dan fikiran antara dua manusia antara laki-laki dan perempuan, berdua selalu bersama didalam mengarungi kehidupan berumah tangga walaupun dalam suka maupun dalam keadaan duka.

Seorang perempuan yang ingin hidup berumah tangga, sebelum ia memutuskan untuk hidup bersama didalam berumah tangga, harus bisa mempelajari sikap dan perilaku calon suaminya, terutama harus seiman dan seagama,harus bisa mengetahui pekerjaan calon suami tersebut, karena antara agama dan ekonomi merupakan syarat utama dalam kehidupan berumah tangga.
Seorang laki-laki yang berniat untuk membangun rumah tanggase, sebelum ia memutuskan untuk berumah tangga, maka dalam mencari calon isteri harus yang seiman dan seagama, mencari wanita yang penurut, lemah lembut dalam berkata-kata.

Apa dan bagaimana penyebab hancurnya rumah tangga, Kehancuran rumah tangga disebabkan oleh beberapa faktor penyebabnya, terutama karena tidak ada lagi saling pengertian , tidak ada lagi saling memberi dan menerima tidak ada lagi saling percaya, dan tidak ada lagi saling setia. Mengapa sampai terjadi demikian?

Faktor penjebab perceraian yang kita ketahui adalah :

1.Hidup berumah tangga tidak seiman dan seagama, akan meyebabkan terjadi percekcokan rumah tangga, dan juga hal tersebut juga suatu dosa berkepanjangan, karena beda keyakinan dan ketuhanan, dan juga setelah mempunyai anak, anak tersebut menjadi bingung,masuk agama bapanya atau ibunya. sehingga terjadi antara bapak dan ibunya berusaha mempengaruhi anaknnya menanamkan keyakinan agamanya masing-masing.

2. Krisis ekonomi dalam rumah tangga, yang sering terjadi mengakibatkan perceraian, karena keuangan rumah tangga yang tidak mencukupi untuk makan dan akibat beban banyak utang, sehingga terjadi cekcok terus menerus dan tidak ada lagi saling pengertian.isteri suka marah-marah kepada suami dan suami berlaku kasar kepada isterinya.

3. Isteri tidak menarik lagi, banyak suami suka keluyuran dan ngobrol di rumah teman atau di warung kopi yang pelayannya wanita cantik, karena melihat isteri dirumah sudah tidak menarik lagi dan amburadul, karena sejak mempunyai satu anak, isteri sudah tidak memperhatikan dirinya lagi, malas bersolek, malas olah raga, malas pakai parfum dan badan isteri yang sudah mulai gemuk, sehingga tidak menarik lagi dimata suami, hal ini tidak terpikirkan oleh isteri penyebab dari hancurnya rumah tangga,karena suami melirik wanita lain.

4. Perselingkuhan, akibat dari adanya pihak ketiga yang merusak rumah tangga, mengakibatkan terjadinya cekcok,faktor utama penyebabnya, isteri di rumah tidak menarik lagi, tidak ada kejujuran, tidak pelayanan isteri atau suami yang memuaskan selama berumah tangga dan belum mempunyai anak.

5. Tidak mempunyai anak selama berumah tangga, ada sebagian orang tidak perlu harus bercerai, tetap alternatif mengambil anak pungut atau tetap tabah menjalani kehidupan rumah tangga, walau pun belum dikarunia seorang anak, hal ini tergantung dari pengertian berdua suami isteri. sehingga rumah tangganya mereka tetap rukun, karena adanya perasaan cinta yang mendalam dan tidak ingin menyakiti hati terhadap suami atau isterinya.

Bagaimana cara agar rumah tangga tetap harmonis dan langgeng sampai akhir usia ?

> Bagi sang siteri layanilah suami dengan baik, terutama setelah pulang kerja membuatkan minuman dan ngobrol seperlunya saja.
Bagi suami dan isteri saling bergantian memberikan pijatan ditempat tidur, hal ini dapat menambah keharmonisan berumah tangga.
Isteri sebelum tidur sebaiknya bersolek, pakai baju tidur dari kain katun atau sutra yang disenangi suami.

> Isteri atau suami kalau marah cukup beberapa kata saja, apalagi mengatakan kata-kata "bodoh atau sinting " atau dengan kata-kata "pulang saja kamu kerumah orantuamu, atau "ku ceraikan" hal ini akan menjadi terbiasa setiap kali marah yang akhirnya menyebabkan percekcokan yang tak kunjung selesai akibat dari ucapan yang menyakitkan hati dan perasaan dan sehingga tidak ada lagi jalan terbaik selain perceraian, karena tidak ada lagi saling menghargai dan menhormati pasangannya, usahakan salah satu mengalah jangan saling ngotot demi menjaga keutuhan rumah tangga demi anak-anak.

Kita hidup mendambakan ketenangan dan kesejahteraan, mempunyai rencana hidup yang baik untuk masa depan, tidak menginginkan perceraian, saling menyatukan hati dan pikiran semua dari kesabaran kita dalam hidup berumah tangga.

Kekayaan jasmani yang kita dapat harus dibarengi dengan kekayaan rohani, kalau tidak maka akan terjadi kehancuran rumah tangga, mengapa orang yang kaya lebih banyak yang bercerai, karena semakin banyak kekayaan yang dimiliki seseorang semakin besar godaan yang dihadapinya, bagaimana dia bisa memanfaatkan kekayaannya, sehingga mudah tergoda dan menyebabkan adanya perselingkuhan.
Janganlah bercerai konsultasikan dulu masalah rumah tangga anda. 




Kalau pingin tahu pasangan anda atau pingin rumah tangga jangan sampai tenggelam ..hub. 085 225 755 619

Baca juga:

0 komentar



Emoticon